Pagi ini, sebelum berangkat ke kantor, ada beberapa hal terlintas di pikiranku: Makan siang hari ini aku ingin lauk yang istimewa, bukan lauk standar kantor; Ingin naik ojek tetangga untuk berangkat ke kantor; Di kantor ingin bertemu dengan pak Arsa melunasi hutang pembelian air galon tempohari; Dan berharap, ada petugas yang jaga piket di kantor. Sementara, istriku sejak semalam ingin sekali membeli ayam kampung untuk lauk hari ini.
Rencananya, pagi-pagi aku akan mengantar istriku belanja, termasuk ayam kampung tadi, tapi ternyata istriku sedang malas belanja ke pasar. Tak disangka, ternyata di luar kebiasaan, ada tukang sayur lewat depan rumah menawarkan ayam kampung potong. Wah, kebetulan nih (walaupun aku tidak percaya kebetulan) dari semalam memanggil-manggil ayam kampung, rupanya datang sendiri ke rumah. Jadilah aku berangkat ke kantor dengan membawa bekal makan siang: ayam kampung goreng.